Jaringan cetak terpadu
Kebutuhan customer yang terus berubah, tuntutan kecepatan,
ketepatan serta biaya yang hemat, sangat dipahami Subur Printing (SP).
Sesuai komitmennya untuk memberikan solusi terbaik dan efektif bagi para pengguna
jasa tersebut - baik perusahaan maupun perorangan - SP pun berupaya meningkatkan kualitas
dengan selalu mengadaptasi teknologi tinggi terkini, menggunakan tenaga kerja dan teknisi
yang terampil, serta mengembangkan jenis layanan hingga cetakan personal...
ADAPTASI TEKNOLOGI TERKINI DENGAN HEIDELBERG SPEEDMASTER XL 105
Menyadari teknologi baru merupakan penggerak Utama, Subur Printing (SP) yang
tahun 1996 menjadi percetakan di Indonesia yang pertama memiliki mesin cetak
digital Indigo Eprint, Juni 2006 kemarin kembali menjadi percetakan pertama di
Indonesia yang memiliki mesin cetak terbaru dengan teknologi paling canggih,
yakni Heidelberg Speedmaster XL 105. Mengapa SP memiliki XL 105? "Karena produktivitas,
efisiensi, kualitasnya yang tinggi, fitur-fiturnya user friendly, didukung back-up
support serta mereknya yang sudah terpercaya!" jawab Buyung Boenarso, DeputySP.
Sebelurn Heidelberg XL-105, SP telah memiliki Digital Press Xerox Docucolor,
HP Indigo 1000 dan 3050. Sedangkan untuk Computer to Plate, SP juga telah memasang
Heidelberg Top Setter dan Creo Trensetter Quantum.
ONE STOP TOTAL/PRINTING SOLUTION
Dengan mesin-mesin canggih tadi serta didukung tenaga kerja terlatih dan cekatan
(400 karyawan, termasuk 300 tenaga teknis), SP dapat melayani berbagai kebutuhan
cetak maupun pelipatgandaan dokumen mulai pre press (proses pre-flight dan Computer
to Plate), digital copying/file to print/scan to file, digital printing (Computer
to Press), offset printing, post-press (finishing termasuk QC rechecking, folding,
binding, numbering, perforation, cutting sampai packing) dalam kecepatan yang luar biasa,
mudah, ekonomis serta memberi hasil akhir yang memuaskan. Apapun jenis cetakannya (stationery, paperback,
kemasan, katalog, brosur, porter, kartu ucapan, laporan keuangan, kalender, majalah), jenis dan tebal kertasnya
(HVS, art paper, kalkir, mylar, karton), ukuran (postcard sampai poster),
serta jumlah (1 sampai puluhan ribu lembar), bukan masalah bagi SP.
SP juga dapat memperbesar dokumen (plotting) atau scan poster/gambar
engineering ke CD dengan lebar A0 dan panjang tak terbatas.
MELAYANI CETAKAN PERSONAL
Cetak digital yang tak rnernbutuhkan separasi film (file cukup diberikan
dalam disket/CD-room atau kirim lewat e-mail, langsung bisa cetak, red),
kini semakin canggih. Dengan software khusus yang disebut Variable Data Printing
, salah satu mesin milik Subur mampu membuat cetakan yang personalized
dan targeted market seperti misalnya greeting card, kalender
atau laporan perusahaan yang tiap kopi sampulnya tercantum nama yang berbeda
bahkan foto yang berbeda, dalam jumlah puluhan maupun ribuan. Namun yang paling
menggembirakan, salah satu divisi Subur Printing Network yang menawarkan teknologi
print on-demand (POD) alias Digital Offset Color Printing (DOCP),
kini melayani cetakan buku yang sifatnya jauh lebih personal seperti buku memori
pernikahan, booklet, biografi, buku anak, buku seni, kartu ulang tahun,
buku fotografi dan sebagainya dalam jumlah terbatas, bahkan 1 copy sekalipun!
Bersama Subur, menghadiahkan buku super ekslusif bagi seseorang yang istimewa,
kini tak lagi sekadar impian...
KUALITAS YANG MEMBUAHKAN PENGHARGAAN
Sejak berdirinya PT. Suburmitra Grafistama pada tahun 1977, Soeseno Boenarso, pendiri
sekaligus Direktur Utama (yang memulai usaha fotocopy centernya dalam sebuah
kios kecil dan 1 mesin fotocopy, red) telah bercita-cita untuk menjawab berbagai
kebutuhan pelanggan. Prinsip inilah yang melahirkan berbagai layanan baru.
Kisah Personal Publishing (KIT), divisi cetak buku SP yang dibentuk Juni 2005,
baru-baru ini memenangkan medali perak untuk kategori digital printing pada ajang
Asian Print Award 2005. "Memenangkan penghargaan ini merupakan pencapaian tertinggi
saya hingga saat ini," ajar Christian S. Boenarso, Managing Director Kisah
Personal Publishing (kutipan dari Print Pack Publish Asia Magazines, Maret 2006 lalu).
"Pertama, karena ini merupakan ajang se-Asia. Kedua, dewan jurinya merupakan ahli
yang sangat kompeten dan terhormat di dalam industri desain. Ketiga, memasuki
kompetisi berarti Anda percaya bahwa Anda punya produk yang bagus, dan memenangkannya
merupakan sebuah pencapaian tinggi," tambahnya. Kini, seperti juga SP yang memiliki
12 cabang dan 7 Digital Colour Centre yang tersebar di Jakarta, Kisah Personal
Publishing pun sudah membuka cabang di Medan, Surabaya, Semarang dan Bandung,
serta akan melakukan ekspansi ke beberapa negara tetangga, tahun ini
juga. (Advertorial SP/juli'06/Ediron)